Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ratusan Masyarakat Pakava Demo Tolak Permendagri 60 Tahun 2018

Ratusan Masyarakat Pakava Demo Tolak Permendagri 60 Tahun 2018

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sel, 8 Jan 2019
  • comment 0 komentar

ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Ratusan masyarakat Desa Pakava, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor DPRD Pasangkayu, Selasa 8 Januari.

Massa yang didominasi masyarakat adat ini menolak penetapan tapal batas antara Kabupaten Pasangkayu dan Kabupaten Donggala, Sulteng, oleh Kemendagri sebagaimana tertuang dalam Permendagri nomor 60 tahun 2018.

Salah satu koordinator aksi Jaya mengatakan, penetepan tapal batas itu telah merugikan mereka, sebab membuat sebagian desa mereka masuk ke wilayah Kabupaten Donggala. Olehnya Ia meminta DPRD dan Pemkab Pasangkayu melakukan upaya pembatalan Permendegri itu di pemerintah pusat.

“ Mohon dukungan DPRD dan Pemkab Pasangkayu untuk membatalkan Permendagri nomor 60 tahun 2018 itu. Kami tidak mau bergabung ke Donggala, karena jarak antara desa kami dengan pusat pemerintahan Donggala sangat jauh mencapai 100 kilo meter lebih, sedangkan ke Pasangakyu hanya sekira 24 kilo meter” tegasnya.

Jaya berharap permintaan mereka segera ditindaklanjuti, jika tidak pihaknya mengancam sekira 1.000 lebih wajib pilih di Desa Pakava akan golput pada Pemilu nanti.

Anggota DPRD Pasangkayu Ikram Ibrahim yang menerima aspirasi masyarakat Pakava menyebut, secara kelembagaan pihaknya amat mendukung pembatalan Permendagri nomor 60 tahun 2018 ini. Bukan hanya masyarakat Pakava yang dirugikan tapi Kabupaten Pasangkayu secara umum.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Warga Polman Keracunan Siput, 1 Orang Meninggal

    10 Warga Polman Keracunan Siput, 1 Orang Meninggal

    • calendar_month Ming, 24 Jun 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 559
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, POLMAN – Polres Polman melakukan Penyelidikan terkait dugaan keracunan siput atau biasa warga menyebutnya cocco. 10 warga tersebut dari Lingkungan Mangaramba, Kelurahan Takatidung, Kecematan Polewali, Polman mengalami keracunan. Parahnya lagi satu diantaranya sudah dinyatakan meninggal dunia, Sabtu 23 juni 2018. Sementara itu, ke 9 korban yang ikut keracunan setelah mengkonsumsi siput atau cocco dirawat […]

  • Disbun Sulbar Hadiri Evaluasi Perpanjangan HGU PT Unggul Widya Teknologi Lestari

    Disbun Sulbar Hadiri Evaluasi Perpanjangan HGU PT Unggul Widya Teknologi Lestari

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 207
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, PASANGKAYU — Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat (Disbun Sulbar) mengikuti kegiatan Pemeriksaan Lapangan dan Sidang Panitia B terkait dengan permohonan Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) yang diajukan oleh Tjokro Putro Wibowo Tjoa, bertindak atas nama PT Unggul Widya Teknologi Lestari. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulbar […]

  • Makanan Tradisional Manjakan Pengunjung di Malam Perayaan Hari Kemerdekaan

    Makanan Tradisional Manjakan Pengunjung di Malam Perayaan Hari Kemerdekaan

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Pemkab Pasangkayu menggelar malam ramah tamah dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan RI ke 77, setelah sebelumnya telah menggelar upacara penaikan dan penurunan bendera merah putih. Acara malam ramah tamah berlangsung terbuka di alun-alun kota. Dihadiri Bupati Yaumil Ambo Djiwa, Wakil Bupati (Wabup) Herny Agus, pimpinan Forkopimda, pasukan paskibraka, serta ratusan masyarakat umum. Kemeriahan malam […]

  • Bupati Minta Kelompok Agama di Pasangkayu Kedepankan Musyawarah

    Bupati Minta Kelompok Agama di Pasangkayu Kedepankan Musyawarah

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 353
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa meminta semua kelompok agama di Pasangkayu agar mengedepankan musyawarah.  Itu disampaikannya saat memfasilitasi penyelesaian permasalahan dua kelompok agama tertentu di kabupaten paling utara Sulbar ini, Selasa 8 Oktober. Tidak hanya itu Bupati dua periode itu juga menghimbau agar masing-masing kelompok agama yang ada meningkatkan rasa saling toleransi, keterbukaan, […]

  • Tangis Haru Nenek Kurniadi Dikunjungi Sekkab Pasangkayu

    Tangis Haru Nenek Kurniadi Dikunjungi Sekkab Pasangkayu

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 289
    • 0Komentar

    ekspossulbae.com,PASANGKAYU– Nenek Kurniadi (70 tahun), warga Dusun Salunggaluku 1, Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, tak kuasa menahan haru saat dikunjungi oleh Sekkab Pasangkayu Firman, Selasa 21 April. Kunjungan Firman ini dilakukan disela-sela kegiatan pemanfaatan pekarangan rumah yang digalakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Pengendalian Penduduk, Perlindungan Anak (P2KBP3A) Pasangkayu. Nenek Karniadi nampak meneteskan air […]

  • Bawa Kearifan Lokal Kampung Cieundeur ke Forum PBB, Ridwan Kamil Perkenalkan Toponimi dalam Manajemen Gempa Cianjur

    Bawa Kearifan Lokal Kampung Cieundeur ke Forum PBB, Ridwan Kamil Perkenalkan Toponimi dalam Manajemen Gempa Cianjur

    • calendar_month Sel, 2 Mei 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 68
    • 0Komentar

    NEW YORK, AMERIKA SERIKAT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi salah satu pembicara dalam The 4th Meeting 2023 United Nations Group of Experts Geographical Name (UNGEGN) di New York, Amerika Serikat, pada 2 Mei 2023 waktu setempat. Ridwan Kamil berbicara pada Sesi 3 dengan tema “Strengthening Relationship, Links and Connections in Geographical Names Standardization […]

expand_less