Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Quo Vadis Alumni Hipma Matra di Pilkada 2020

Quo Vadis Alumni Hipma Matra di Pilkada 2020

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Rab, 5 Feb 2020
  • comment 0 komentar

Oleh : Mursyid (Alumni Hipma Matra)

Hiruk-pikuk pilkada Kabupaten Pasangkayu 2020 semakin memanas, ditandai dengan aksi para pendukung baik secara kelompok maupun personal sudah mulai terlihat mengelu-elukan para jagoannya masing masing. hal tersebut terlihat melalui media sosial maupun di warung warung kopi (warkop). Meskipun para bakal calon kandidat masih sementara loby sana sini untuk mendapatkan rekomendasi partai sebagai syarat utama dalam pendaftaran di KPU nantinya. Namun para pendukung tak henti hentinya memposting kehadiran jagoannya di berbagai acara.
Semenjak terbentuknya kabupaten Mamuju Utara yang berubah nama menjadi Kabupaten Pasangkayu, tepat 23 September tahun 2020 ke depan sudah genap ke empat kalinya perhelatan pilkada diselenggarakan. Tentunya perhelatan tersebut merupakan salahsatu ruang kompetisi bagi para kandidat untuk menjadi top leader di daerah ini, agar bisa membangun dan medekatkan pelayanan masyarakat secara utuh, melalui berbagai program unggulannya sesuai visi misinya masing masing.

POLITIK SIMPUL MASSA

Pada setiap perhelatan, baik Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Partai sebgai corong dan wadah pengusung masing masing kandidat tidak cukup untuk dijadikan motor penggerak pemenangan, hal tersebut terbukti di beberapa daerah. Seperti yang pernah terjadi di Makassar beberapa tahun lalu, ada sepasang kandidat hampir semua partai mengusungnya yang pada akhirnya head to head dengan kotak kosong (Koko), namun setelah hari H perhelatan dimenangkan oleh Kotak Kosong (koko). Fenomena kotak kosong (koko) telah menjadi perbincangan di seontaro republik ini, banyak para pakar menganalisis bahkan masyarakat biasa pun berspekulasi bahwa kurangnya kepercayaan terhadap partai atau pada figur. Namun ada juga yang berpendapat bahwa pemilih di Makassar mayoritas pemilih cerdas, beda dengan daerah lain.

Setiap moment pilkada, tak dinafikan semua simpul massa ikut ambil peran di dalamnya, entah simpul tersebut merapat ke kandidat ataukah kandidat yang merangkulnya. Seperti lazimnya tergantung bargaining antar simpul massa dengan kandidatnya. Simpul massa yang di maksud di sini tentunya beragam, ada ormas, organisasi profesi, simpul tokoh agama, simpul etnis (identitas), paguyuban-paguyuban alumni dan sebaginya. Lain halnya simpul birokrat, lagi-lagi tergantung posisi bargaining jabatan. Itulah kenyataan politik kita, tak bisa dipungkiri semua daerah mengalami hal yang sama. Simpul massa memiliki peran strategis dalam setiap pemenangan pilkada, menjadi energi dan daya tarik tersendiri bagi kandidat untuk meraih massa yang lain. Tentu ketokohan dan kredibiltas yang ada dalam simpul tersebut juga menjadi perhatian oleh setiap kalangan, apalagi jika pandai memainkan peran demi kepentingan simpulnya atau komunitasnya kedepan setelah kandidatnya yang menang.

POSISI ALUMNI HIPMA MATRA

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkah TMMD ke 112, Mengubah Wajah Desa Banea.

    Berkah TMMD ke 112, Mengubah Wajah Desa Banea.

    • calendar_month Sab, 18 Sep 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 233
    • 0Komentar

    MAMASA, ekspossulbar.co.id-Desa Banea merupakan salah satu Desa terpencil di Kecamatan Sumarorong. Jarak dari kota kecamatan Sumarorong dengan desa Banea kurang lebih 20 kilometer. Untuk sampai ke desa Banea, dapat ditempuh 30 sampai 45 menit dari kota kecamatan Sumarorong dengan menggunakan kendaraan rodah dua. Desa banea memiliki alam yang sangat indah, sejuk, yang di tumbuhi pepohonna […]

  • AI Kian Cerdas, DiskominfoSS Sulbar Ajak Insan Pers Tingkatkan Literasi Digital

    AI Kian Cerdas, DiskominfoSS Sulbar Ajak Insan Pers Tingkatkan Literasi Digital

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 173
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Saat kecerdasan buatan semakin lihai meniru nalar manusia, Sulawesi Barat justru mengingatkan satu hal mendasar: publik tidak boleh dibiarkan belajar sendiri di tengah rimba digital. Pemerintah Provinsi Sulbar menilai, di era AI yang makin pintar, peran pers bukan menyusut—melainkan semakin menentukan arah kesadaran masyarakat. Untuk itu, pada momen Hari Pers Nasional (HPN) […]

  • Stunting Disebabkan Nikah Muda dan Pola Asuh Buruk

    Stunting Disebabkan Nikah Muda dan Pola Asuh Buruk

    • calendar_month Sel, 26 Jul 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 197
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, EKSPOSSULBAR.CO.ID – Penyebab stunting biasanya terjadi karena nikah usia anak. Ini disebabkan karena kandugan anak atau calon ibu belum siap untuk dibuahi. Itu disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Andi Ruskati Ali Baal pada acara Sosialisasi KIE Bangga Kencana Mitra Kerja yang dilaksanakan oleh BKKBN Sulbar di Desa Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sabtu 23 […]

  • Dinas Ketahanan Pangan Sulbar Gelar Kegiatan Rekomendasi Keamanan Pangan Segar 2025

    Dinas Ketahanan Pangan Sulbar Gelar Kegiatan Rekomendasi Keamanan Pangan Segar 2025

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 125
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD (BSP-PSAT) menggelar Kegiatan Rekomendasi Keamanan Pangan Segar Tahun 2025.Agenda berlangsung selama dua hari, pada 24–25 November 2025, bertempat di Hotel Diana, Mamuju. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Barat, Abd. Waris Bestari Turut hadir Tim Komisi Teknis dari […]

  • BKK 2026 Disiapkan, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Tekankan Pentingnya Dokumen Lengkap

    BKK 2026 Disiapkan, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Tekankan Pentingnya Dokumen Lengkap

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 93
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dinas Sosial, P3A dan PMD Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan Pemerintah Desa Lalattedong, Kabupaten Majene, Kamis (2/4/2026). Pertemuan ini dimanfaatkan untuk membahas kelengkapan berkas Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa tahun 2026. Pembahasan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung visi pembangunan Sulawesi Barat melalui program “Panca Daya” di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi […]

  • Pemkab Majene Bersama Dinas Ketahanan Pangan Menggelar Pasar Murah

    Pemkab Majene Bersama Dinas Ketahanan Pangan Menggelar Pasar Murah

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle Chamar
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Majene (ekspossulbar.co.id) – Upaya pemerintah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan, Pemkab Majene bersama Dinas Ketahanan Pangan menggelar Pasar Murah. Kegiatan ini berlangsung di Pelataran Boyang Assamalewuang, Kamis 6/3/2025. Pasar murah ini menyediakan berbagai bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, dan kebutuhan lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga […]

expand_less