Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Satgas COVID-19 Terbitkan Ketentuan Terbaru Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri

Satgas COVID-19 Terbitkan Ketentuan Terbaru Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 19 Mei 2022

e. dalam hal PPLN akan melakukan karantina terpusat dengan pembiayaan mandiri, wajib menunjukkan bukti konfirmasi pembayaran atas pemesanan tempat akomodasi karantina dari penyedia akomodasi selama menetap di Indonesia;

f. bagi WNA PPLN, melampirkan bukti kepemilikan asuransi kesehatan yang mencakup pembiayaan penanganan COVID-19 dan evakuasi medis menuju rumah sakit rujukan dengan minimal nilai pertanggungan sesuai yang ditetapkan oleh penyelenggara, pengelola, atau pemerintah daerah setempat;

g. pada saat kedatangan, PPLN diwajibkan menjalani pemeriksaan gejala yang berkaitan dengan COVID-19 termasuk pemeriksaan suhu tubuh dan melanjutkan dengan ketentuan sebagai berikut:

i. dalam hal PPLN terdeteksi memiliki gejala yang berkaitan dengan COVID-19 dan/atau memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat celsius, wajib menjalani pemeriksaan ulang RT-PCR dengan biaya ditanggung oleh pemerintah bagi WNI dan biaya ditanggung secara mandiri bagi WNA; atau

ii. dalam hal PPLN terdeteksi tidak memiliki gejala yang berkaitan dengan COVID-19 dan memiliki suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celsius, dapat melanjutkan perjalanan dengan ketentuan sebagai berikut:

1) bagi PPLN yang belum bisa mendapatkan vaksinasi atau telah menerima vaksin dosis pertama seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan, diwajibkan melakukan karantina selama 5 x 24 jam;

2) bagi PPLN yang telah menerima vaksin dosis kedua atau ketiga seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan, diperkenankan melanjutkan perjalanan;

3) bagi PPLN usia di bawah 18 tahun dan/atau membutuhkan perlindungan khusus, maka pengaturan karantina mengikuti ketentuan yang diberlakukan kepada orangtua atau pengasuh/pendamping perjalanannya; atau

4) bagi PPLN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19, diperkenankan melanjutkan perjalanan dengan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah negara keberangkatan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19.

h. setelah pengambilan sampel RT-PCR saat kedatangan sebagaimana dimaksud pada huruf g.i., PPLN melanjutkan dengan:
i. pemeriksaan dokumen keimigrasian dan dokumen bea cukai;
ii. pengambilan bagasi dan desinfeksi bagasi;
iii. penjemputan dan pengantaran langsung ke hotel, tempat akomodasi penginapan, atau tempat tinggal;
iv. menunggu hasil pemeriksaan RT-PCR di kamar hotel, kamar pada tempat akomodasi penginapan, atau tempat tinggal; dan
v. tidak diperkenankan untuk meninggalkan kamar hotel, kamar pada tempat akomodasi penginapan, atau tempat tinggal dan tidak diperkenankan untuk melakukan interaksi dengan orang lain sebelum hasil pemeriksaan RT-PCR menunjukkan hasil negatif.

i. dalam hal hasil pemeriksaan ulang RT-PCR pada saat kedatangan sebagaimana dimaksud dalam huruf g.i. menunjukkan hasil negatif, maka diberlakukan ketentuan sebagai berikut:
i. bagi PPLN yang belum bisa mendapatkan vaksinasi atau telah menerima vaksin dosis pertama seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan, diwajibkan melakukan karantina selama 5 x 24 jam;
ii. bagi PPLN yang telah menerima vaksin dosis kedua atau ketiga seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan, diperkenankan melanjutkan perjalanan;
iii. bagi PPLN usia di bawah 18 tahun dan/atau membutuhkan perlindungan khusus, maka pengaturan karantina mengikuti ketentuan yang diberlakukan kepada orangtua atau pengasuh/pendamping perjalanannya; atau
iv. bagi PPLN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19, diperkenankan melanjutkan perjalanan dengan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah negara keberangkatan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • 800 Pesepeda dari Berbagai Daerah Meriahkan Majene Cross Country 2022

    800 Pesepeda dari Berbagai Daerah Meriahkan Majene Cross Country 2022

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Para pesepeda dilepas oleh Bupati Majene, Andi Syukri dari Stadion Prasamya Mandar Majene sekira Pukul 8 pagi, dan finish di tempat yang sama sekira Pukul 1 siang, dimana acara kemudian dilanjutkan dengan pengundian door prize. Selain turut diikuti oleh para Kepala OPD dan unsur Forkopimda Majene, event tersebut juga diikuti oleh beberapa pejabat dari berbagai […]

  • Bapperida Sulbar Koordinasikan Usulan Inpres Jalan Daerah 2025, Dorong Konektivitas dan Swasembada Pangan-Energi

    Bapperida Sulbar Koordinasikan Usulan Inpres Jalan Daerah 2025, Dorong Konektivitas dan Swasembada Pangan-Energi

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Pemerintah kabupaten melalui Dinas PUPR masing-masing diminta segera menginput usulan ke dalam Aplikasi SiTIA milik Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR. Seluruh usulan diselaraskan dengan hasil musyawarah Forum Bupati se-Sulbar guna memastikan kesesuaian kebutuhan dan prioritas daerah. Setiap kabupaten wajib menyampaikan dokumen pelengkap ke PIC Dinas PUPR Sulbar, Pak Alfred, dalam rentang waktu tersebut. Bapperida dan […]

  • Pemkab Pasangkayu Berangkatkan Peserta Pelatihan Pelaut Gelombang II ke Barombong

    Pemkab Pasangkayu Berangkatkan Peserta Pelatihan Pelaut Gelombang II ke Barombong

    • calendar_month Kam, 13 Sep 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 513
    • 0Komentar

    “Ini merupakan hasil kerjasama Pemkab Pasangkayu dengan pihak Balai Barombong. Peserta pelatihan tidak mengeluarkan biaya apapun dalam pelatihan ini semuanya gratis. Kerjasama ini berlangsung hingga 2020 mendatang” terang Nasrum. Asisten II Pemkab Pasangkayu, Musbar Lasibe berpesan, agar para peserta pelatihan dapat bersikap disiplin serta senantiasa menjaga nama baik daerah selama mengkuti pelatihan. Ia juga menekankan […]

  • Gubernur Sulbar Safari Ramadan di Mambi, akan Alokasikan Rp40 Miliar untuk Pembangunan Mamasa

    Gubernur Sulbar Safari Ramadan di Mambi, akan Alokasikan Rp40 Miliar untuk Pembangunan Mamasa

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 234
    • 0Komentar

    “Tidak semua bisa selesai dalam satu tahun. Kita harus bertahap karena kemampuan anggaran pemerintah juga memiliki keterbatasan,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Suhardi Duka juga memuji kepemimpinan Bupati Mamasa Welem Sambolangi bersama Wakil Bupati H. Sudirman, yang dinilai memiliki hubungan kerja yang harmonis serta konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat. “Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Mamasa sangat […]

  • Hari Kesadaran Nasional: Herdin Ismail Minta ASN Selaras dengan Visi Gubernur dan Wagub Sulbar

    Hari Kesadaran Nasional: Herdin Ismail Minta ASN Selaras dengan Visi Gubernur dan Wagub Sulbar

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 260
    • 0Komentar

    “Jika kita satu frekuensi dalam bekerja, maka sinergi kita akan semakin kuat,” tegasnya. Ia juga mengajak para ASN untuk menjadikan peringatan Hari Kesadaran Nasional sebagai titik tolak dalam memperkuat komitmen dan tanggung jawab terhadap pelayanan publik. “Ini bukan sekadar rutinitas seremonial, tapi momentum untuk kembali mengingat peran kita sebagai ASN, khususnya di lingkup Pemprov Sulbar,” […]

  • Bapperida Sulbar Dorong Akselerasi Program REDD+ untuk Penurunan Emisi dan Pembangunan Berkelanjutan

    Bapperida Sulbar Dorong Akselerasi Program REDD+ untuk Penurunan Emisi dan Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Pemaparan progres semester kedua pelaksanaan program RBP REDD+ oleh SCF, pembahasan perkembangan dokumen Forest Reference Emission Level (FREL) atau Forest Reference Level (FRL) sebagai baseline pengukuran emisi histori dan penyelarasan tindak lanjut lintas sektor untuk mempercepat pencapaian target. Rapat dipimpin oleh Sekretaris Dinas Kehutanan, Suharnani Kahir, dan dihadiri oleh anggota Pokja REDD+ yang terdiri dari […]

expand_less