Kejar Target ‘Sulbar Digital’, Kadis KominfoSS Paparkan Lompatan Transformasi di Hadapan Juri Best HC Awards 2026
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Strategi transformasi ini menyasar tiga lini utama: restrukturisasi organisasi lintas sektor, peningkatan kompetensi (upskilling) SDM serta menjadikan digitalisasi sebagai arsitektur organisasi.
Bergerak ke sektor riil, integrasi data kini dimulai dari level desa untuk menyokong potensi ekonomi hijau dan biru seperti pertanian, perkebunan, hingga kelautan. Di sisi lain, pemerintah juga terus memangkas kesenjangan akses internet, mengingat masih ada tantangan geografis yang tersisa.
”Kami masih ada 12 persen daerah blankspot,” ungkapnya.
Meski begitu, hasilnya mulai berbuah manis. Pemprov Sulbar sukses mengukur kompetensi digital terhadap 12 ribu personelnya dengan hasil kategori ‘Baik’. Kolaborasi bersama Kemenkomdigi juga berhasil melatih 504 ASN lewat Government Transformation Academy, membuka pelatihan mikro, hingga program Digital Leadership Academy (DLA) bagi para pejabat pemprov dan pemkab.
Kini, seluruh pengetahuan digitalisasi tersebut disimpan dalam wadah repositoring yang dapat diakses publik. Dampak konkretnya pun mulai terasa hingga peningkatan Indeks SPBE daerah.
Ridwan menutup pemaparannya dengan menekankan bahwa kunci dari seluruh pusaran teknologi ini ada pada manusianya. Hubungan koordinasi dengan kabupaten terus dipererat untuk memastikan kesiapan SDM di tingkat bawah.
“Kami terus berkoordinasi dengan kabupaten dengan menekankan pada pembangunan SDM, anggaran besar tidak akan banyak berpengaruh kalau SDM tidak siap, khususnya internal pemerintah, human capital menjadi kunci optimalisasi pelayanan publik, “ pungkasnya.(Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
